Semua orang rumah bilang klo gw tidurnya 'ngorok'. Sekarang bagi mereka kata 'ngorok' udah nggak pas lagi, lebih pas 'ngerock' atau 'underbond' karena saking parah dan berisiknya. Padahal gw tau, hal itu sama sekali nggak bener, gw tidur nggak pernah ngorok, gw belum pernah sekalipun denger gw tidurnya 'ngorok' selama hidup gw (ya iyalah... zzzz....).
Mendapat celaan seperti itu, hati kecil gw tergerak untuk mau tau lebih banyak tentang 'ngorok', apa itu 'ngorok' dan bagaimana menyembuhkannya. Terakhir, gw dapet informasi dari situs resmi kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan di sini, isinya kira-kira seperti ini:
"Penyakit ngorok adalah salah satu jenis penyakit yang rentan terjangkit pada hewan ternak terutama pada kerbau dan sapi. Jenis penyakit ngorok ini dapat menyerang ternak hanya dalam waktu tiga hari, jika tidak segera diobati maka hewan ternak tersebut akan mati."
Ternyata dugaan gw selama ini klo gw itu manusia ternyata salah dan klo nggak diobatin, gw akan mati dalam 3 hari. Huuaaa... Sereeemm...!! Gw belum siap....
"Adapun ciri-ciri penyakit ngorok pada hewan ini terdapat lendir di bagian dagu, ciri lain adalah hewan yang terkena penyakit ini pada malam hari sering ngorok hal ini disebabkan karna adanya penyumbatan pada bagian rongga mulut sehingga menimbulkan suara. Penyakit ngorok ini hanya menular dari hewan ke hewan. Untuk itu kadis peternakan sinjai menghimbau kepada masyarakat yang mempunyai hewan ternak apabila terjadi kelainan pada hewan ternak agar kiranya menguhubungi petugas dinas peternakan sinjai untuk dilakukan pengobatan."
Tidaaaakkkkkkk...............!!!!!!!!!!!!!!!!
1 comment:
Bagi gue loe tuh bukan ngorok, tapi seriosa di malam hari ( saking parahnya ), ngorok itu kalau posisi tidur telentang itu wajar, tapi loe tengkurep juga ngorok.......
Dulu gw sempet ngerekam ngorok loe di HP gw, waktu itu buat comparation antara loe sama purn.
Tapi sayang gw delete......
Post a Comment