Euro kali ini bisa gw bilang tidak seru, kurang greget karena nggak ada Inggris. Gw emang menjagokan Inggris, dan sayang sekali Inggris tidak lolos. 2 tim yang lolos di grupnya inggris adalah Kroasia dan Russia, 2 kuda hitam yang cukup memberikan kejutan di euro kali ini.Di awal kompetisi gw menjagokan Portugal vs Belanda di final. Namun, kekalahan Portugal atas Swiss di fase penyisihan grup (Portugal menurunkan pemain lapis kedua), membuat gw tidak menjagokan Portugal kembali. Akhirnya Portugal dikalahkan Jerman di perdelapanfinal.
Belanda, satu nasib dengan Inggris, juga harus tumbang dengan permainan cepat Russia. Russia memang tim yang berbahaya tapi sayang harus menyerah di tangan Spanyol.
Jagoan gw tumbang semua, Euro semakin tidak seru, dan FInal ntar malem gw nggak akan nonton pertandingan. Gw sempet ngobrol sama Topan, kok semua yang gw jagoin K.O. semua, kira-kira apa faktornya? Pemain, pelatih atau apa?
Di sebuah pertandingan pelatih bebas mengganti pemainnya klo dirasa kurang bermain baik. Pelatih pun mempunyai asisten, dan klo pelatih berhalangan bisa langsung digantikan perannya. Inggris, Belanda, Portugal punya pemain dan pelatih yang hebat, dan gw rasa bukan ini penyebab gagalnya mereka di Euro 2008 ini.
Topan memberi satu masukan ke gw, "mungkin dari dukungan penontonnya kurang?"
Hmm... bisa jadi... mungkin kurang dukungan, mungkin teriakan penonton kurang keras, mungkin kurang bersemangat, mungkin kurang bisa memompa motivasi pemain.
Ada kepikiran gimana klo ada cadangan untuk suporter? Jadi gini, suporter beri dukungan abis-abisan, nah klo ada yang cape bisa langsung diganti gitu. Jadi dukungan suporter tetep bagus.
Supporter yang teriakannya fals langsung diganti, supporter yang tidak kompak juga diganti. Mungkin klo gini akan membawa sedikit perubahan.
-Gw Agus untuk EURO 2008-
No comments:
Post a Comment