Some Indonesia Idol

OK, sekarang gw gak ngerti kenapa acara yang nyanyi-nyanyi begitu mereka sebut Indonesian Idol, Idolanya orang Indonesia. Gw orang Indonesia, dan sama sekali nggak merasa klo mereka itu seorang idola. OK-lah, gw suka nonton, gw merasa terhibur, dia bagus nyanyinya, tapi ya that's it. Not an idol. A GOOD SINGER IS NOT AN IDOL. Dan acaranya membawa nama Indonesian, orang Indonesia yang mana? Gw nggak tau. Gw lebih setuju klo acaranya diganti jadi 'Some Indonesian Idol; The Idol for Some Indonesian.'

Gw juga nggak bisa percaya sama acara dangdut yang komentatornya make topeng-topeng gitu. Apa sih yang sebenernya mereka tutupi, apa yang mereka takuti. Apa dia takut temen-temennya akan tau, mengenali mereka, dan ketawa klo dia itu suka dangdut? Sebegitu-aibkah dangdut bagi mereka?

Dan gimana klo idola cilik kita ubah acaranya menjadi acara 'anak kecil yang pintar dalam hal beryanyi'. Kita tahu klo prestasi bernyanyi tidak bisa dibandingkan dengan prestasi kita yang minim di bidang pendidikan. Gw sedikit concern melihat kenyataan anak-anak zaman sekarang lebih banyak memilih bercita-cita untuk menjadi penyanyi atau pemain band dibanding dokter.

Entahlah, tapi sekarang gw merasa begitu buruk aja nulis kayak gini.

Agus,

Phasellus facilisis convallis metus, ut imperdiet augue auctor nec. Duis at velit id augue lobortis porta. Sed varius, enim accumsan aliquam tincidunt, tortor urna vulputate quam, eget finibus urna est in augue.

No comments: